Pendidikan agama
merupakan pondasi dasar dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi
muslim. Pemerolehan pendidikan agama sejak dini akan menjadi bekal bagi
generasi muslim dalam menyongsong kehidupan di masa mendatang.
Pendidikan agama yang
diperoleh siswa di sekolah formal terbukti kurang efektif dalam segi implementasi. Seorang siswa
mengenal pendidikan agama hanya sebatas pengetahuan, bukan pada tataran
aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk itulah diperlukan
adanya tambahan pendidikan agama di luar sekolah ataupun pendidikan formal. Yang
bertujuan untuk menambah wawasan keagamaan dan pendalaman implementasi ajaran
agama Islam.
Madrasah diniyah dapat
menjadi salah satu alternatif yang tepat dalam menambah wawasan pendidikan agama
seorang siswa. Sebab, didalamnya terdapat
berbagai pengayaan materi agama Islam seperti; fiqih, bahasa arab, tarikh hadhoroh, tajwid,
siroh nabawiyah dan sebagainya yang tidak diajarkan secara khusus di sekolah
formal.
Madrasah diniyah yang
baik memiliki ciri pengelolaan manajemen yang profesional, disamping pengajar
yang tepat juga ditunjang dengan sistem administrasi
yang
teratur. Pengelolaan manajemen yang profesional membutuhkan
sokongan dana yang tidak sedikit.
Kondisi yang sama juga
terjadi di Madrasah Diniyah Miftahul Huda, madrasah diniyah swadaya masyarakat
lingkungan RW 03 Kelurahan Dinoyo ini berinisiatif menuju ke arah pengelolaan madrasah diniyah yang profesional. Hal ini
dimaksudkan untuk mewujudkan visi dan misi madrasah yang bercita-cita
menghasilkan lulusan santri yang intelektual, beriman dan bertaqwa, serta
berakhlaqul karimah.
Namun harapan dan
cita-cita luhur ini tidak akan tercapai tanpa didukung
dana yang memadai untuk operasional madrasah. Berdasarkan pemikiran ini, maka diperlukan dukungan dana dari umat
Islam yang secara ikhlas bersedia
menyisihkan sebagian dari hartanya untuk andil dalam investasi akherat dan
pembinaan generasi muslim di Madrasah diniyah Miftahul Huda saat ini dan masa
mendatang.